Langsung ke konten utama

Tips Agar Anak-Anak Bisa Terhindar Dari Virus Covid -19

Tips Agar Anak-Anak Bisa Terhindar Dari Virus Covid -19
Tips Agar Anak-Anak Bisa Terhindar Dari Virus Covid -19

Tips Agar Anak-Anak Bisa Terhindar Dari Virus Covid -19. Untuk saat ini di seluruh dunia sedang menghadapi virus corona baru. Sebuah penyakit baru yang bernama Covid 19 atau Corona Virus Disease 2019.

Penyakit ini menyerang saluran pernafasan dan paru, terjadi pertama kali di Kota Wuhan Provisni Hubei China. Mulanya kasusnya berupa pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya dan menimbulkan korban meninggal dalam jumlah yang banyak.

Selanjutnya diumumkan bahwa penyebabnya merupakan Virus SARS Cov 2, penyakit ini disebabkan oleh virus corona yang sebelumnya sudah pernah terjadi.

Virus Corona merupakan virus yang sudah lama dikenal, virus ini menyebabkan gangguan pernafasan yang ringan sampai berat. Ada penyakit namanya MERS, yang pernah terjadi di dunia, bersifat zoonis, ditularkan dari unta kepada manusia.

Ada juga SARS, yang ditularkan dari kucing luwak kepada manusia, untuk Covid 19 sendiri belum diketahui secara pasti, berasal dari hewan apa dan apakah kemudian ditularkan kapada manusia.

Pemberian nama Penyakit Covid 19 ini ditetapkan WHO pada Februari 2020. Di awal Maret WHO menyatakan Covid 19 menjadi Pandemi dunia. Pandemi adalah istilah yang menggambarkan kondisi infeksi penyakit menular yang sudah mewabah diberbagai negara di dunia.

Di Indonesia sendiri sudah didapatkan ribuan kasus yang terkonfirmasi positif, dan sampat saat ini sudah ribuan pasien yang meninggal karena infeksi virus ini.

Gejala dari penyakit ini berupa demam, pilek, nyeri tenggorokan. Ada beberapa istilah dalam mengklasifikasikan pasien, yaitu OPD (Orang dalam pemantauan) yaitu orang dengan keluhan demam (38 Derajat Celcius) atau demam atau batuk atau pilek dalam 14 hari melakukan perjalanan dari luar negeri dan dalam negeri yang dinyatakan sebagai daerah transmisi lokal.

PDP (Pasien dalam Pengawasan) yaitu pasien yang mengalami gejala demam, batuk atau pilek atau nyeri tenggorokan atau sesak nafas, dalam 14 hari telah melakukan perjalanan ke luar negeri atau di dalam negeri dengan transmisi lokal. 

PDP dengan gejala pneumonia harus segera dilakukan isolasi ke rumah sakit. Sedangkan PDP atau ODP tanpa pneumonia dapat diisolasi mandiri di rumah selama 14 hari sambil dilakukan pemantauan dan pengawasan, jika ada perubahan kondisi ke hal yang lebih buruk.

OTG (Orang tanpa Gejala) adalah orang yang tidak bergejala tapi mempunyai risiko untuk tertular virus Corona 19, selain itu juga OTG merupakan orang yang mengalami kontak langsung dengan pasien positif Corona 19, seperti tenaga medis yang merawat, mengantar, membersihkan ruangan, memeriksa tanpa menggunakan APD (Alat Pelindun Diri).

Penularan Covid 19 melalui Droplet atau percikan dahak, bersih, atau ludah, percikan tersebut dapat pindah dari satu orang ke orang lain saat bersin, batuk yang berdekatan atau melalui sentuhan pada barang atau benda yang dipegang oleh seseorang yang sedang sakit. 

Penyakit ini tidak hanya menyerang orang dewasa saja, melainkan anak-anak juga, di Indonesia sudah ada anak-anak yang positif Covid 19.

Bagaimana pencegahan yang dapat dilakukan agar anak dapat terhindar dari penyakit Covid 19? 

Pemerintah telah menghimbau untuk melaksanakan social distancing dan physical distancing, hal ini diharapkan dapat memutus rantai penyebaran Covid 19, mulai pertengahan Maret, semua sekolah di Indonesia, sudah menghentikan kegiatan belajar dan mengajar di sekolah, dan diganti dengan kegiatan belajar online dari rumah.

Semua kegiatan seperti pelatihan, rapat di instansi pemerintah atapun swasta sangat dibatasi jumlahnya. Hanya boleh kurang dari 10 orang dan menjaga jarak minimal 1 meter antar sesama peserta. 

Pencegahan dapat dilakukan pada anak-anak dengan selalu menjaga kebersihan diri, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan handsanitizer.

Menerapkan etika batuk, yakni mengajarkan bagaimana tindakan saat terjadi batuk, yaitu dengan memakai tisu dan kemudian membuangnya ke tempat sampah yang sudah disediakan. Tidak berada di dalam keramaian, selalu usahakan untuk selalu di rumah, jika tidak ada sesuatu yang sangat penting.

Memakai masker saat batuk atau pilek, atau saat berada di rumah sakit, atau dimana saat kondisi terpaksa harus berada di tempat keramaian. Kemudian saat kembali ke rumah, segeralah cuci tangan tanpa menyentuh barang apapun.
            
Dengan cara pencegahan yang demikian, diharapkan dapat menghentikan penyebaran Covid 19, dan kepada orang yang melakukan perjalanan jarak jauh, diharapkan untuk melaporkan kondisinya kepada pihak-pihak yang berwenang, sehingga dapat membahayakan orang lain di sekitar kita termasuk pad anak-anak. 

Komentar