Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pentingnya Peran Orang Tua dalam Tumbuh Kembang Anaknya

Pentingnya Peran Orang Tua dalam Tumbuh Kembang Anaknya
Pentingnya Peran Orang Tua dalam Tumbuh Kembang Anaknya

Kata pertumbuhan dan perkembangan adalah dua hal yang berbeda. Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dari fisik tubuh seperti berat badan, panjang atau tinggi badan dan lingkar kepala.

Sedangkan pengertian dari perkembangan adalah bertambahnya kemampuan dari fungsi tubuh menjadi lebih komplek atau bagian yang saling berhubungan. Contoh bayi bertambah kemampuannya dari yang semula tengkurap kemudian bisa duduk.

Dari bisa duduk kemudian bisa berdiri selanjutnya dapat berjalan (ini adalah motorik kasar), bertambahnya kemampuan motorik halus, seperti anak bisa menggapai benda, memungut dan menggenggam benda kecil, dan berkembangnya bahasa (bisa berbicara).

Pada perkembangan dapat dilihat kemampuan dari fungsi individu, sepert penglihatan, pendengaran, komunikasi, sosial, emosi, kecerdasan, kemandirian, bahkan perkembangan moral.

Bagaimana tumbuh kembang bayi dan anak yang normal?


Kapan perlu dilakukannya pemantauan tumbuh kembang anak?

Pemantauan tumbuh kembang anak perlu dilakukan pada seluruh anak yang rentang usinya 0 sampai 6 tahun, dan pada bayi atau anak yang lahir prematur, lahir dengan berat badan lahir rendah, bayi yang lahir dengan tidak menangis saat dilahirkan, dan bayi yang mendapat perawatan Neonatl Intensive Care Unit.

Pemantauan tumbuh kembang bayi dimulai sejak lahir sampai usianya 1 tahun, diharapkan dibawa setiap bulan ke Posyandu atau Puskesmas atau juga ke dokter anak. 

Anak yang umurnya 12 sampai 24 bulan, diharapkan dibawa periksa setiap 3 bulan sekali, dan anak yang umurnya 24 bulan sampai 72 bulan diharapkan setiap 6 bulan sekali.
            
Pemantauan yang bagaimana yang perlu dilakukan?

Pemantauan yang perlu dilakukan ialah dari segi pertumbuhan, sianak ditimbang berat badannya disetiap bulan, selanjutnya dibandingkan dengan berat badan bulan-bulan sebelumnya. 

Apakah berat anak melewati kenaikan berat minimalnya? Atau berat badannya sudah sesuai dengan umurnya. Selanjutnya ukuran dari panjang atau tinggi badan si anak, dan perhatikan apakah sesuai dengan usinya. 

Ukuran lingkar kepala anak juga penting untuk diketahui, sekarang ini perlu menambah pemeriksaan lingkar lengan atas, supaya diketahui ukuran anak temasuk ke dalam status gizi normal, kurang ataukah malah gizi buruk.

Untuk menilai suatu perkembangan, penting menanyakan faktor-faktor risiko di lingkungan mikro, lingkungan tetangga, polusi, pelayanan kesehatan, budaya, pelayanan pendidikan dan kebijakan program yang bisa mengganggu tumbuh kembang balita.

Ibu ataupun pengganti ibu, merupakan lingkungan pertama dan yang paling berat sejak saat janin dalam kandungan, oleh karena itu, disebut lingkungan mikro.Ibu, ayah, kakak, adik, nenek-nenek, pengasuh, status sosial berupa sarana di dalam rumah, seperti sanitasi, sanitasi bermain, nilai-nilai, aturan dan lain-lain.

Merupakan lingkungan berikutnya dan diberi nama lingkungan lini. Dengan mengetahui faktor risiko tersebut, maka dapat dioptimalkan berbagai macam berbagai macam untuk mengatasi gangguan tersebut.

Terjadinya gangguan tumbuh kembang anak, apabila ada faktor genetik, atau faktor lingkungan yang tidak mampu dalam mencukupi kebutuhan dasar tumbuh kembang si anak.

Peran lingkungan yang sangat penting dalam mencukupi kebutuhan dasar tumbuh kembang si anak, yaitu kebutuhan nutrisi, kebersihan, imunisasi, pengobatan, tempat tinggal, sanitasi lingkungan, pakaian dan lain-lain. 

Dan kebutuhan seperti kasih sayang, komunikasi, penghargaan, gerak, sosial, moral, intelegensi, stimulasi bicara dan lain-lain, sejak berhubungan suami istri sampai akhir remaja.
           
Orang tua perlu membekali diri mereka dengan ilmu seputar tumbuh kembang anak, seperti apakah tumbuh kembang anaknya sesuai dengan usianya.

Untuk pertumbuhan anak, pada usia 1 tahun pertama, bayi mengalami kenaikan berat badan yang pesat.

Untuk usia 4 bulan pertama, berat badan bayi sekitar 800-900 gram/bulan, umur 4-6 bulan berat badan naik sekitar 600gram/bulan, umur -12 bulan berat badan naik sekitar 300-400 gram/bulan, dan untuk anak yang usianya di atas 1 tahun.

Kenaikan berat badannya mencapai 200 gram perbulannya, demikian juga dengan pertambahan pada panjang badan dan lingkar kepala harus mengikuti kurva.
            
Perkembangan pada anak juga mengukuti umurnya, contohnya umur bayi 1 bulan sudah bisa merespon suara, mulai tersenyum. Umur bayi 3 bulan, bisa mengoceh, tertawa, dan mulai bisa tengkurap.

Umur 6 bulan bayi bisa mengeluarkan suata, seperti kata baa, maa, daa, dan biasanya si bayi diumur 6 bulan sudah mulai bisa duduk. Umur 1 tahun anak mulai bisa berjalan dan berbicara.

Jadi, dengan mengetahui perkembangan dan pertumbuhan anak, maka orang tua akan waspada terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi atau anaknya, jika tidak sesuai dengan yang seharusnya. 

Sehingga kemudian para orang tua dapat dengan sesegera mungkin memeriksakan dan mengejar apa yang menjadi ketertinggalan pada perkembangan bayi atau anaknya.


Posting Komentar untuk "Pentingnya Peran Orang Tua dalam Tumbuh Kembang Anaknya"